Dalam rangka mensyukuri nikmat atas perjalanan organisasi yang telah dilalui, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pimpinan Ranting Desa Jintel sukses menggelar kegiatan Tasyakuran Peringatan Milad ke-8 PR IPNU–IPPNU Desa Jintel. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 25 Januari 2026 bertempat di Masjid At-Tauhid.

Tasyakuran ini diselenggarakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas perjalanan dan dinamika organisasi PR IPNU–IPPNU Desa Jintel yang telah menginjak usia delapan tahun. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus PR IPNU–IPPNU Desa Jintel serta terbuka bagi PR IPNU–IPPNU se-Kecamatan Rejoso.

Acara tersebut diisi oleh jajaran pengurus PR IPNU–IPPNU Desa Jintel dengan turut mengundang badan otonom NU Ranting Jintel, pembina PR IPNU–IPPNU Desa Jintel, serta dimeriahkan oleh grup hadrah Sedulur Al-Banjari Rejoso.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Subbanul Wathon, dan Mars IPNU–IPPNU. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, pembacaan shalawat, pemotongan tumpeng yang diiringi shalawat, doa bersama, penutup, serta ramah tamah.

Beberapa sambutan turut disampaikan dalam kegiatan tersebut. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua PR IPNU Desa Jintel, Rekan Ardhan, yang menyampaikan harapan agar PR IPNU–IPPNU Desa Jintel dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik ke depannya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perolehan Juara 3 yang diraih PR IPNU–IPPNU Desa Jintel.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Pembina PR IPNU–IPPNU Desa Jintel, Bapak Darmanto, yang mengungkapkan apresiasi serta ucapan selamat atas prestasi PR IPNU–IPPNU Desa Jintel dalam ajang Restorasi Award. Beliau juga berpesan agar PR IPNU–IPPNU Desa Jintel semakin maju dan terus meningkatkan kualitas organisasi di masa mendatang.

Melalui kegiatan tasyakuran ini, diharapkan PR IPNU–IPPNU Desa Jintel mampu semakin solid, berkembang, dan istiqamah dalam berkhidmah kepada organisasi, masyarakat, serta Nahdlatul Ulama setelah menginjak usia ke-8 tahun.

 

Pewarta : Imroatul Musarofah