
Mengisi bulan suci dengan sekadar menunggu waktu berbuka tentu sudah biasa. Namun, Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Nganjuk punya cara yang jauh lebih bermakna. Melalui balutan kegiatan bertajuk “Lentera Ramadhan 2026”, ratusan pelajar NU se-Kabupaten Nganjuk berkumpul untuk menimba ilmu dan mempererat tali silaturahmi.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Lantai 2 Kantor PCNU Kabupaten Nganjuk ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin. Dilaksanakan sebanyak tiga kali selama bulan suci, yakni pada 26 Februari, 2 Maret, dan berakhir pada 9 Maret 2026. acara ini menjadi oase spiritual bagi pengurus PAC dan PKPT se-Kabupaten Nganjuk.
Inti dari Lentera Ramadhan tahun ini adalah bedah Kitab Adabul Alim wal Muta’alim karya sang pendiri NU, Hadrotusysyeikh KH. M. Hasyim Asy’ari. Kajian mendalam ini dipimpin langsung oleh Gus H. M. Bahrun Nizar, pengurus ASNUTER PCNU Nganjuk.
Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat ayat-ayat suci Al-Qur’an dilantunkan sebagai pembuka. Setelah itu, para peserta diajak menyelami etika belajar dan mengajar yang menjadi fondasi karakter pelajar santri. Acara kemudian ditutup dengan syahdu melalui pembacaan Mahallul Qiyam dan doa bersama sebelum akhirnya menikmati momen buka puasa (bukber) dalam satu nampan persaudaraan.
Dalam sambutannya, Ketua PC IPNU Nganjuk, Rekan M. Abdur Rochim Fatoni, memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para kader yang hadir. Ia menekankan bahwa Lentera Ramadhan adalah wadah untuk menyeimbangkan antara organisasi dan peningkatan kapasitas diri.
“Apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan dan rekanita. Harapannya, ini tidak hanya menyambung silaturahmi antara PC dengan PAC/PKPT, tetapi juga menjadi ruang mencari ilmu. Ini adalah kesempatan luar biasa bisa duduk di majelis ilmu, sehingga apa yang kita pelajari hari ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rekan Rochim
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur menyambut bulan suci. Panitia berharap, melalui Lentera Ramadhan, seluruh kader IPNU IPPNU di Nganjuk tidak hanya pulang dengan perut kenyang setelah berbuka, tetapi juga membawa bekal ilmu dan keberkahan yang melimpah.
Dengan berakhirnya rangkaian acara pada 9 Maret lalu, semangat “Lentera” ini diharapkan tetap menyala di hati para pelajar NU Nganjuk, menerangi langkah mereka dalam berkhidmat di masyarakat.
Pewarta : Niska Yogi Noviana