Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen terbaik untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi. Memanfaatkan momentum krusial ini, Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan “Syafari Syawal” selama dua hari berturut-turut, yakni pada Sabtu-Ahad, 28-29 Maret 2026.
Kegiatan anjangsana ini tidak berpusat di satu tempat, melainkan bergerak menyisir 5 zona di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk. Para kader menyambangi kediaman para Tokoh NU, Badan Otonom (Banom) NU, serta para alumni PC IPNU IPPNU Nganjuk lintas generasi.
Perjalanan silaturahmi ini dibagi menjadi dua kloter waktu untuk menjangkau seluruh wilayah. Pada hari pertama, Sabtu (28/03), rombongan fokus bergerak menyapa para tokoh di Zona 1, 2, dan 3. Sementara di hari kedua, Ahad (29/03), kegiatan dilanjutkan menuju Zona 4 dan 5.
Sepanjang pelaksanaan kegiatan, antusiasme tinggi terpancar dari raut wajah para pengurus PC IPNU IPPNU Nganjuk. Sambutan hangat pun selalu diberikan oleh para tuan rumah di setiap titik kunjungan.
Bagi PC IPNU IPPNU Nganjuk, Syafari Syawal ini bukan sekadar ajang berkunjung dan berfoto bersama. Kegiatan ini merupakan ruang bagi para kader muda NU untuk memohon doa restu serta menyerap wejangan dan ilmu dari para sesepuh yang telah sarat pengalaman.
“Pondasi perjuangan organisasi yang kokoh itu bermula dari silaturahmi yang tak pernah putus. Melalui Syafari Syawal ini, kami ingin menyambung sanad perjuangan dan memohon wejangan dari para guru dan senior kami,” ujar Ketua PC IPNU Nganjuk.
Melalui terlaksananya Syafari Syawal ini, PC IPNU IPPNU Nganjuk berharap jalinan kekeluargaan dan komunikasi dengan para tokoh NU serta alumni tetap terjaga dengan baik.
Sebagai Banom termuda di lingkaran Nahdlatul Ulama, IPNU IPPNU menyadari betul bahwa mereka selalu membutuhkan arahan, dukungan (support), serta keberkahan doa dari para kyai, nyai, dan senior demi terus mengibarkan panji-panji organisasi di Bumi Anjuk Ladang.
Pewarta : Niska Yogi Noviana